Sukseskan Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018

Hadir di Rapat Pleno INAPGOC, Menpora Puas dengan Kinerja INAPGOC Persiapkan Asian Para Games

  • Asian Para Games
  • Senin, 21 Mei 2018

Jakarta: Menpora Imam Nahrawi bersama Mensos Idrus Marham dan Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, menghadiri Rapat Pleno Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) 2018, di Birawa Hall Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (19/5) sore.

Menpora menyampaikan apresiasi kepada kerja INAPGOC yang sejak setahun lalu ditetapkan hingga kini menunjukkan progres yang menggembirakan. Persoalan rumit tentang Wisma Atlet (Athlete Village) yang awalnya diragukan tentang ketersediaan fasilitas khususnya untuk sahabat atlet yang berkursi roda, kini telah meyakinkan kepada dunia bahwa Indonesia telah siap dengan ketersediaan fasilitas tersebut. 

"Dihadapan saya adalah orang-orang hebat. Alhamdulillah berkat kerja keras teman-teman INAPGOC, tentunya didukung Kemenpora beserta jajaran kementerian lainnya, sehingga sebagian besar permasalahan tersebut bisa kita temukan solusinya. Terima kasih sahabat saya Raja Sapta Oktohari yang satu tahun lalu kita tetapkan sebagai Ketua INAPGOC telah bekerja bersama seluruh panitia dengan progres yang menggembirakan," ucap Menpora dalam sambutannya. 

Hal penting lagi yang disampaikan Menpora, bahwa sebagaimana Asian Games, Asian Para Games juga harus memperoleh berbagai sukses. Sukses sebagai penyelenggara, sukses prestasi sudah barang tentu yang ditunggu-tunggu, sukses ekonomi, sukses administrasi. Namun ada lagi yang harus ada pada Asian Para Games yaitu sukses legecy. Asian Para Games bukan sekedar prestasi tetapi ada kemanusiaan, persamaan hak dan pengakuan, bahwa Indonesia adalah negara yang ramah disabilitas.

"Sebagaimana Asian Games, Asian Para Games juga harus memperoleh berbagai kesuksesan, namun ada yang paling penting yaitu suskes legacy, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia negara yang ramah disabilitas, dan persamaan hak serta pengakuan termasuk persamaan bonus," tambahnya.

Sementara Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari melaporkan bahwa pada gelaran Indonesia 2018 Asian Para Games ke-3 akan diikuti oleh 43 negara, 3200 atlet, 1500 official, dimana ada 1300 sahabat-sahabat atlet berkursi roda, dan mempertandingkan 18 cabang olahraga, serta memakai 10 titik arena olahraga yang keseluruhannya di wilayah Jakarta. Dalam hitungan waktu yang tidak terlalu lama juga akan diadakan tes even bertajuk Indonesia Asian Para Games Invitation yang mempertandingkan lima cabang olahraga.

"Pak Menteri kami laporkan bahwa INAPGOC saat ini berada pada H-38 sebelum tes even. Bila dihitung hanya hari kerja bahkan H-20. Waktu yang singkat, tetapi kita siap, athlete village akan buka H+3 lebaran. Tanggal 25 Juni-3 Juli akan diadakan tes even, mempertandingkan 5 cabor, para atletik, badminton, swimming, tabel tenis, dan basket ball," kata Raja Okto penuh optimis.

Hadir, Staf Ahli Bidang Multikulturalisme Kemenko PMK Hazwan Yunaz, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Stafsus Bidang Kepemudaan dan Anggaran Anggia Ermarini, Asdep Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian, Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo, Asdep Hamka Hendra Noer, Ketua NPC Senny Marbun. (cah)