Kerjasama PPLM Sepakbola dengan PS Bengkulu untuk tampil di Liga 2 Gowes Nusantara dan Gala Desa siap Kick Off 15 Mei 2017 LSP U-14 (Piala Menpora) 2017 siap digelar di 371 Kab/Kot LSP U-14 diikuti total 4.015 SSB (72.720 atlet)

Kemenpora Ingin Promosi Asian Para Games Sejajar dengan Asian Games

  • Khairu Aqsara
  • Jumat, 31 Maret 2017

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto menghadiri Co-Ordination Meeting Asian Paragames 2018 di Menara Peninsula Hotel, Kamis, (16/3/2017) pagi. Acara tersebut, kata Gatot, merupakan rapat koordinasi panitia Asian Paragames.

“Karena tahun lalu fokus ke Asean Games, rapat panitia Paragames baru terlaksana hari ini” kata Gatot. Meski begitu, kata Gatot, Asian Paralympic Committee (APC) sudah dilakukan di Bangkok pada 28 – 29 November 2016. Pertemuan tersebut juga membahas mengenai pelaksanaan Asian Paragames 2018 di Indonesia, tepatnya di Jakarta.

Mengenai persiapannya, Gatot mengatakan, telah meminta kepada APC untuk memberikan masukan apa saja yang harus dipersiapkan oleh pemerintah Indonesia. “Intinya, saat waktu yang bersamaan yang dilakukan di Bangkok, kami di Jakarta membangun dan merenovasi venue yang semuanya ada di Gelora Bung Karno (GBK). Jadi ini tidak ada di Palembang,” ujar Gatot. Terkait cabang olahraga, kata dia, jenis yang dipertandingkan juga menjadi salah satu poin. Pada Asian Paragames 2018, cabang olahraga yang akan dipertandingkan terdiri dari 17 cabang olahraga. “Namun, satu hal yang ingin kami sampaikan, kami ingin mensejajarkan promosi antara Asean Games dan Asean Paragames,” ucapnya.

Di tempat yang sama, CEO Asian Paralymic Commitee Mr. Tarek Souei mengatakan peran media sangat penting untuk penyelenggaraan olahraga. Selain itu, kata dia, secara umum, kegiatan olahraga Paragames memang olahraga untuk atlet penyandang difabilitas. Tetapi itu bukan hanya masalah olahraganya, namun juga masalah nilai-nilai yang akan diwariskan pada masyarakat setempat. “Kegiatan ini diharapkan membawa perubahan pada gaya hidup masyarakat Indonesia yang saat ini akan menjadi tuan rumah Asian Paragames 2018,” tutur Mr. Tarek.

Tarek juga mengaku senang saat Wakil Presiden Jusuf Kalla mendatangi Kantor Kemenpora. Kedatangan JK dianggap menunjukan komitmen pemerintah Indonesia. Selain itu, dia juga mengaku senang karena renovasi venue berjalan lancar dan bisa berfungsi dengan baik. “Itu sungguh merupakan hal yang membanggakan bagi kami mengingat bahwa waktu yang tersisa sampai tidak lama lagi,” ujarnya. “Saat nanti kami pulang ke kantor APC, kita akan membawa kesepakatan bersama-sama dalam proporsinya masing-masing untuk sama-sama berusaha membawa penyelenggaraan Asian Paragames 2018 menjadi berhasil,” tambahnya.

Asian Paragames 2018 sendiri akan diikuti 45 negara dengan 17 cabang olahraga yang dipertandingkan. Perhelatan ini akan dilaksanakan antara 8-18 Oktober 2018.

Ayo Olahraga!