AYO OLAHRAGA! DIMANA SAJA, KAPAN SAJA, BERSAMA SIAPA SAJA. LAYANAN ADUAN DEPUTI 3 (http://deputi3.kemenpora.go.id/statik/dialog) SEKRETARIAT DEPUTI PEMBUDAYAAN OLAHRAGA (GEDUNG PPITKON LANTAI 2)

Ketika Olahraga dijadikan Alat Untuk Bahagia di Hari Tua

  • Senin, 29 Juli 2019

Derap langkah penuh semangat saling beradu dalam lintasan merah, dengan wajah - wajah tak lagi muda namun senyum merekah diantara tetesan keringat dan nafas terengah engah, melewati putaran demi putaran. Mereka adalah peserta nomor jalan cepat 3000 meter putra pada kejuaraan Bandar Lampung Atletik Master Terbuka, yang di selenggarakan oleh PAMI provinsi Lampung bekerja sama dengan Kemenpora. Kejuaraan yang diikuti oleh 300 peserta ini berlangsung dari tanggal 26 s.d. 27 Juli 2019. Atletik Master adalah kejuaraan atletik untuk usia 35 s.d. 90 tahun lebih, yang terbagi sesuai dengan kelompok usia berjarak lima tahunan.

Pada sudut lapangan sekolompok ibu - ibu duduk sambil bercengkrama menunggu giliran untuk melakukan tolakan pada nomor tolak peluru. Nomor yang dipertandingkan tidak hanya nomor lintasan tapi juga ada nomor lempar dan nomor lompat. Peserta antusias mengikuti nomor demi nomor yang diperlombakan, terdapat kurang lebih 40 nomor.

Peserta yang mengikuti Kejuaraan berasal dari berbagai latar belakang, ada yang mantan atlet atletik dari era 60 an, yoeche ghosa , sampai atlet era 2000 an , Dedeh Erawati. Tidak hanya mantan atlet, dosen Universitas Negeri Solo, soekatamsi berusia 75 tahun sampai nenek pembuat tempe dari jatim, Anjarwati yang berusia 89 tahun, juga ikut berpartisipasi.

Perbedaan mencolok dari kejuaraan atletik pada umumnya selain usia adalah raut gembira wajah para peserta, apalagi saat melewati bidikan kamera, mereka berpose sambil berlari dengan kepalan tangan mengangkat ke atas. Bukan medali atau kemenangan yang utama tapi kebanggan masih bisa berlari, berjalan, melompat, melempar, mengikuti kejuaraan adalah suatu kebanggan tersendiri yang tidak ternilai harganya. 

Kebanggan itu juga tertular pada penonton dan keluarga yang mendampingi, antusias peserta kejuaraan menjadi pengingat bagi kaum muda untuk berinvestasi sebelum kelak menjalani hari tua, yaitu investasi kebahagian. Saat menginjak masa lansia fungsi kondisi tubuh akan mengalami penurunan, sebagian datang dari faktor fisik dan faktor psikologis. Namun kedua faktor tersebut saling berkaitan, bila kondisi fisik bugar akan menimbulkan rasa percaya diri dan motivasi lansia untuk aktif tidak hanya pada kegiatan rutinitas sehari - hari tapi juga kegiatan seperti mengikuti kejuaraan  Athletik Master, begitu juga sebaliknya bila memiliki semangat maka lansia akan berusaha menjaga kebugaran agar bisa aktif dalam berbagai kegiatan.

Mengalami kondisi fase lansia adalah pasti namun bagaimana menjalani hari tua adalah pilihan.    Harapan Peserta kejuaraan Bandar Lampung Atletik Master Terbuka adalah kegiatan - kegiatan seperti ini  terus berlanjut, tidak hanya Nasional tapi juga bisa berpartisipasi pada tingkat Internasional. (RA)