AYO OLAHRAGA! DIMANA SAJA, KAPAN SAJA, BERSAMA SIAPA SAJA. LAYANAN ADUAN DEPUTI 3 (http://deputi3.kemenpora.go.id/statik/dialog) SEKRETARIAT DEPUTI PEMBUDAYAAN OLAHRAGA (GEDUNG PPITKON LANTAI 2) Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1441 H/2020 M. Ikuti Lomba Senam SAH (Stay At Home) Kemenpora Cek IG Deputi3Kemenpora

Menuju Haornas 2020: Kemenpora Adakan Lomba-lomba Edukasi Museum Olahraga Nasional

  • Sabtu, 29 Agustus 2020

Jakarta: Menuju Hari Olahraga Nasional ke-37 Tahun 2020 bulan September mendatang, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan beragam kegiatan virtual dan tatap muka (dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam berolahraga) untuk mengajak masyarakat tetap aktif bergerak di masa pandemi COVID-19. Salah satunya dengan mengadakan Lomba Lomba Edukasi Museum Olahraga Nasional pada Sabtu (29/8) di komplek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

 

 

Beberapa perlombaan yang dilaksanakan diantaranya lomba senam kreasi, lomba jelajah museum, lomba dampu, lomba gasing modern, dan lomba lompat karet yang diikuti oleh ratusan peserta (masyarakat umum) berusia 25 s.d 45 tahun. Pemenang lomba mendapatkan tropi juara, sertifikat, serta sejumlah uang pembinaan.

 

 

Pada laporannya, Kepala Museum Olahraga Nasional Een Ermawati menyampaikan bahwa dalam rangkaian kegiatan Lomba-lomba Edukasi tersebut juga dilakukan peluncuran logo, maskot, dan jinggle Museum Olahraga Nasional yang baru. Kepada masyarakat dikenalkan logo baru yang berbentuk bola, maskot baru bernama RIMMORA yang menjadi singkatan dari Mari Mengunjungi Museum Olahraga Nasional, serta Jinggle berjudul “Ayo ke MORA” yang berisi ajakan berkunjung ke Museum Olahraga Nasional.

 

 

Pelaksanaan kegiatan olahraga di masa pandemi, harus mengikuti protokol kesehatan berolahraga yaitu memastikan seluruh tamu dan peserta dalam keadaan sehat dan memakai masker serta face shield. Panitia juga terus mengingatkan peserta untuk menjaga jarak dan menyiapkan titik tempat mencuci tangan yang mudah ditemui di lokasi kegiatan. 

 

 

“Kita harus melestarikan olahraga dan permainan tradisional agar tidak hilang dalam ingatan. Beberapa perlombaan yang dimainkan hari ini pasti diantara kita banyak yang pernah memainkan walau penyebutan namanya berbeda-beda di setiap daerah”, ucap Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta dalam sambutannya saat membuka acara. 

 

 

Acara dibuka secara resmi dengan melepaskan burung merpati yang menjadi simbol (awal baru) bagi Museum Olahraga Nasional yang kini memiliki logo, maskot, dan jingle baru. Semoga dikemudian hari Museum Olahraga Nasional dapat lebih baik lagi dan mampu mengedukasi lebih banyak lagi masyarakat. Juga menjadi harapan kebebasan karena beberapa waktu belakangan terbelenggu dengan pandemi COVID-19. Semoga keadaan dapat segera membaik dan kita dapat kembali beraktivitas seperti semula. (Uci)