Kerjasama PPLM Sepakbola dengan PS Bengkulu untuk tampil di Liga 2 Gowes Nusantara dan Gala Desa siap Kick Off 15 Mei 2017 LSP U-14 (Piala Menpora) 2017 siap digelar di 371 Kab/Kot LSP U-14 diikuti total 4.015 SSB (72.720 atlet)

Pejabat dan Karyawan Deputi III Ikuti Kegiatan Pengembangan SDM Aparatur di Bogor

  • Jumat, 26 Mei 2017
Dalam rangka meningkatkan kinerja, para pejabat dan karyawan di bawah naungan Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang membidangi Pembudayaan Olahraga mengikuti kegiatan 'Pengembangan SDM Aparatur' yang dilaksanakan di Hotel Bumi Gumati Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22-23 Mei tersebut diikuti sebanyak 80 karyawan.    Turut hadir Deputi III Pembudayaan Kemenpora, Drs Raden Isnanta, Asdep Bina Sentra SKO, Teguh Raharjo, Asdep Olahraga Layanan Khusus, Dr Bayu Rahardian, Asdep Olahraga Pendidikan Arifin Majid, Asdep Olahraga Rekreasi DR Hamka Hendra Noer, Asdep Kemitraan dan Penghargaan DR Dwijayanto Sarosa Putra , Sesdep Drs Bambang Laksono, Kabag Humas Sistem Hukum dan Informasi Moh Rifqy.    Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan permainan-permainan dan lomba-lomba yang bersifat menghibur. Membuat suasana begitu cair dan menyenangkan. Sepanjang berlangsungnya acara permainan semua peserta larut dalam canda-tawa. Tak terkecuali sejumlah pimpinan yang ikut bergabung dalam permainan seperti  Gajah Natan yang juga bertindak selaku Ketua Panitia. Bagi Gajah momen ini sekaligus 'perpisahan' karena Gajah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan SDM Aparatur pada Deputi III akan pindah tugas ke Deputi IV.   Deputi III Raden Isnanta pun tak kuasa menahan tawa menyaksikan aksi-aksi lucu yang ditampilkan setiap kelompok ketika didaulat menjadi juri dalam lomba yel-yel.   Setelah istirahat untuk  menunaikan ibadah sholat Maghrib, pada pukul 19.00 WIB kegiatan kembali dilanjutkan dengan acara hiburan. Satu persatu seluruh peserta kegiatan termasuk para pimpinan ikut tampil menyumbangkan suaranya. Suasana semakin meriah saat pembawa acara menyelingi kegiatan dengan mengundi doorprize.   Dalam kesempatan tersebut, Raden Isnanta menyampaikan sambutannya.    "Kegiatan ini adalah bagian dari Character building untuk membangun etos kerja sebagai karyawan, staf, honorer, PNS, pejabat dan semua yang ada di Deputi III termasuk bagian museum," kata Isnanta.   Dijelaskan, melalui kegiatan yang sifatnya refreshing ini, pihaknya ingin menyamakan persepsi. Mengingat banyak program kerja  akan dimulai.   "Meskipun tahun anggaran itu dari Januari namun kegiatan akan efektif nanti setelah lebaran.  Jadi untuk memiliki visi yang sama, memiliki konsep dan cara berpikir yang sama. Karena kebetulan kemarin juga sudah dilakukan rolling, mutasi dan promosi. Ada juga yang dipindah maka langkah ini adalah tepat.  Menghadapu tahun anggaran baru harus dilakukan pemahaman tentang program dan juga kebijakan terkini dari pimpinan dalam hal ini Pak Menteri," papar Isnanta.   "Di samping struktur baru perlu ada percepatan pemahaman. Ada dua poin penting yaitu  dari sisi pemahaman dan penguasaan program. Juga dari sisi team work. Memang program kita tidak banyak tetapi besar. Karena sekarang money follow program artinya satu program harus dikerjakan banyak orang dengan satu tujuan. Kalau team worknya tidak bagus nanti bisa kurang cepat. Jadi di sini kami terlebih dahulu membangun penyamaan persepsi," imbuhnya.   Diharapkan setelah terbentuknya pemahaman yang sama terhadap program yang akan dikerjakan. Seluruh jajaran staf di Deputi III akan tahu tujuannya apa, juga mengetahui langkah apa yang akan dilakukan dan ditempuh.   "Jadi tidak ada lagi istilah ini program saya, itu program si anu Semua adalah program Deputi III yang menjadi prioritas Kemenpora," tandasnya.   Berikutnya, sambung Isnanta, secara bersama-sama seluruh jajaran Deputi III harus menciptakan suasana kondusif juga menciptakan akuntabilitas dari sisi pengelolaan keuangan.   "Meskipun sudah yang banyak yang pintar dan ahli perlu disegarkan ulang. Supaya hal-hal terkini dapat dikuasai oleh staf. Sehingga tidak ada lagi kebingungan. Untuk pembelanjaan apa? Pertanggungjawabannya bagaimana?"   Jadi disamping perlu menyamakan persepsi dengan muka-muka baru yang sekarang bergabung dengan Deputi III. Melalui kegiatan ini kembali ditekankan kepada seluruh jajaran untuk memiliki etos dan spirit kerja bahwa kita ini pelayan masyarakat.    "Itu kata kuncinya. Saya katakan yang namanya aparatur sipil negara (ASN) adalah fungsi pelayanan kepada masyarakat. Ini yang harus banyak dirubah. Karena takutnya kalau merasa pejabat akan nge-bos," ucap Isnanta.   "Maka itu tadi saya tekankan orientasi kita adalah bagaimana kita itu bermanfaat dan berguna bagi rakyat. Intinya itu," tegasnya.   Isnanta mengaku bangga terhadap pencapaian kerja dalam hal daya serap di deputi yang dipimpinnya.    "Hasil evaluasi tahun lalu daya serap tinggi mungkin sampai 98 persen. Kita bangga dari segi daya serap. Artinya program dan hasil kerja kita bisa dinikmati rakyat," tutupnya.   Pada hari kedua atau hari terakhir, Selasa (23/5), kegiatan dimulai dengan senam. Setelah sarapan pagi, acara dilanjutkan dengan kegiatan yang paling menantang yaitu arung jeram. Tepat pukul 11.00 rombongan pun beranjak meninggalkan Bumi Gumati Hotel di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor yang menjadi pusat kegiatan untuk kembali ke Jakarta.