AYO OLAHRAGA! DIMANA SAJA, KAPAN SAJA, BERSAMA SIAPA SAJA. LAYANAN ADUAN DEPUTI 3 (http://deputi3.kemenpora.go.id/statik/dialog) SEKRETARIAT DEPUTI PEMBUDAYAAN OLAHRAGA (GEDUNG PPITKON LANTAI 2) Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1441 H/2020 M. Ikuti Lomba Senam SAH (Stay At Home) Kemenpora Cek IG Deputi3Kemenpora

Penerapan "Bekerja di Tempat Tinggal" pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora

  • Rabu, 18 Maret 2020

Meningkatnya penyebaran COVID 19 di Indonesia membuat jajaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan penyesuaian jadwal kerja. Bekerja di Tempat Tinggal atau Work from Home diterapkan oleh pegawai di lingkungan Kemenpora termasuk Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga. Pemberlakuan Work from Home dimulai pada 17 s.d. 31 Maret 2020.

 

Dalam melayani masyarakat, semua pejabat eselon I dan II diwajibkan untuk tetap datang ke kantor setiap hari. Sementara itu, staf lainnya mendapatkan jadwal piket ke kantor dengan jumlah 2 hingga 4 orang per hari untuk setiap unit kerja. Dengan demikian, memberi pelayanan kepada masyarakat dan social distancing dapat dilakukan oleh pegawai secara bersamaan.

 

Selama Bekerja di Tempat Tinggal, Pegawai di Lingkungan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga wajib melaporkan pekerjaan hariannya melalui jaringan grup pada aplikasi whatsapp. Diskusi dan pemufakatan dilakukan layaknya sedang bertatap muka melalui grup tersebut. Penerimaan tamu dari luar pun dibatasi, sehingga pegawai yang ke kantor tetap bisa bekerja tanpa ada resiko.

 

Berbagai hambatan selama Bekerja di Tempat Tinggal pun dirasakan, yaitu sulitnya berkoordinasi tanpa tatap muka serta jaringan internet yang sering terputus saat melakukan rapat jarak jauh. “Kerja kaya gini tuh gimana ya, susah susah gampang. Mau koordinasi rasanya kurang gitu kalo ga langsung ketemu. Misal kita ada ide apa, susah ngomongnya karna ga ketemu langsung sama orangnya, gitu.”, ucap IM (salah satu pegawai di lingkungan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga). Walau kondisinya jauh dari harapan, Work from Home diharapkan dapat dimaksimalkan dalam keadaan darurat.

 

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyampaikan bahwa kesehatan adalah hal terpenting saat ini, tak ada yang lain. "tak ada yang dapat kita lakukan jika kita sudah sakit, sehingga yang utama adalah kesehatan kita semua", ucapnya saat memimpin rapat persiapan simulasi kerja berbasis Work from Home beberapa waktu lalu.  

 

Selama Bekerja di Tempat Tinggal seluruh pegawai diminta untuk tetap aktif berolahraga demi menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Pegawai juga diingatkan untuk segera melaporkan diri jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kesehatannya. Pimpinan juga mengingatkan bahwa Bekerja di Tempat Tinggal bukanlah waktu untuk berlibur, sehingga pegawai wajib untuk tetap berada di rumah dan melaporkan perkembangan setiap pekerjaan yang diberikan oleh atasan.(uci)