Tingkatkan Kualitas Pembinaaan Olahraga, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Gelar Rapat Koordinasi dengan Stakeholder





Jakarta : Sebagai  leading sector pembangunan keolahragaan di Indonesia, Kemenpora terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan prestasi olahraga nasional dan daerah. Hal ini terwujud dengan diselenggarakannya Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program dengan Stakeholder yang berlangsung dari Rabu (21/04) hingga Jumat (23/04) di Hotel Pullman Jakarta. Rapat dengan tema Mewujudkan Talenta Olahraga Menuju Olimpiade 2032 melalui Sentra-Sentra Olahraga Usia Muda ini dihadiri oleh Dispora 34 provinsi dan beberapa kabupaten/kota di Indonesia serta Kementerin/Lembaga terkait lainnya.

Dalam laporannya pada pembukaan rapat tersebut pada Rabu (21/04) Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaran rapat koordinasi dan sinkronsasi adalah untuk mengkoordinasikan, menyatukan visi dan mensinergikan pembinaan olahraga usia muda, khususnya di cabang olahraga potensi olimpic. Rapat ini juga sebagai sarana diskusi memantapkan beberapa Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) Keolahragaan  dan mendiskusikan berbagai even daerah seperti PPLP, rencana kompetisi berjenjang piala Menpora dan berbagai agenda lain agar dapat disinergikan dengan peogram pusat secara linier.

Saat membuka rapat secara virtual, Menpora Zainudin Amali menyampaikan agar proses pelaksanaan program-program olahraga berpedoman pada Grand Design Pembangunan Olahraga Nasional dan bekerjasama dengan berbagai stakeholder untuk mencapai target-target yang telah disepakati. Menpora juga mengingatkan kembali arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Haornas ke 37 pada 9 September 2020 untuk melakukan review total terhadap sistem pembangunan prestasi olahraga nasional.

Menpora menyambut baik terselenggaranya rapat tersebut dan berharap hingga 2 hari ke depan terhimpun berbagai kontribusi penting dari semua stakeholder. Selain itu, rapat ini juga bisa menjadi salah satu sarana "uji publik" kebijakan- kebijakan keolahragaan.(tb)



×