Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga menggelar pelatihan untuk para tenaga keolahragaan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah Pelatihan Pelatih IAAF level II Jump & Throw Cabang Olahraga Atletik, Pelatihan Wasit Nasional Cabang Olahraga Bulutangkis, Pelatih Fisik Internasional ASCA level I, berlangsung di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/08).
Mataram: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga menggelar pelatihan untuk para tenaga keolahragaan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah Pelatihan Pelatih IAAF level II Jump & Throw Cabang Olahraga Atletik, Pelatihan Wasit Nasional Cabang Olahraga Bulutangkis, Pelatih Fisik Internasional ASCA level I, berlangsung di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/08).
Pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 s.d 30 Agustus 2025. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 87 orang peserta meliputi, 27 orang pelatih Atletik, 30 orang wasit Cabor Bulutangkis, 30 orang Pelatih Fisik Internasional ASCA level 1, yang sebagian berasal dari jabatan fungsional tenaga keolahragaan ASN Kemenpora.
Materi pelatihan diberikan oleh Narasumber Dr. Greg Wilson, merupakan Pelatih Fisik ASCA Level I dan Dr. Ferry Hendarsin, dengan materi berdasarkan modul dan practical assesment. Sedangkan pelatihan untuk Wasit diterjunkan langsung ke lapangan melalui keikutsertaan sebagai Wasit di event Sirkuit Nasional B yang berlangsung di GOR Warna Agung, Mataram.
Setiyana Djafar, mewakili Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, menutup Pelatihan Pelatih Fisik Internasional ASCA level I. “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas para tenaga keolahragaan yang bersertifikasi dalam rangka mendukung pencapaian prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional. Semoga ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini dapat diimplementasikan kepada atlet-atlet di daerah masing-masing dan terimakasih telah melewati tahapan dari proses pelatihan ini sesuai dengan yang diharapkan”, ungkap Setiyana.(lis)